14+ Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna (Holometabola)

Inilah contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna (Holometabola) lengkap dengan gambar, dan penjelasannya.

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

Perlu kalian ketahui, metamorfosis merupakan sebuah proses pertumbuhan atau perkembangan hewan yang ditandai dengan perubahan fisik, mulai dari telur, menetas, hingga menjadi hewan dewasa.

Proses metamorfosis pada hewan dibagi menjadi 2 jenis, yaitu metamorfosis tidak sempurna, dan metamorfosis sempurna. Dimana, metamorfosis sempurna adalah proses pertumbuhan hewan yang ditandai dengan perubahan bentuk ketika muda hingga menjadi hewan dewasa.

Pada proses metamorfosis sempurna, hewan akan mengalami 4 fase, yaitu, telur, larva, pupa, dan imago (menjadi hewan dewasa). Lantas, apa saja contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna tersebut? Berikut ulasannya

Inilah Beberapa Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna (Lengkap Dengan Gambar)

#1. Kupu-kupu

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Kupu-kupu
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna yang pertama yaitu kupu-kupu. Karena pada masa perkembangannya atau masa pertumbuhannya, kupu-kupu akan melewati 4 fase, yakni telur, larva, pupa, dan imago.

Pada fase telur, telur kupu-kupu akan menetas menjadi larva yang berbentuk ulat setelah melewati 3 hingga 5 hari. Kemudian pada fase larva, larva kupu-kupu tersebut akan mulai mencari makanannya sendiri.

Pada masa pertumbuhannya, larva akan berganti kulit sekitar 3 hingga 6 kali. Dimana, proses pergantian kulit ini disebut instar. Setelah itu, larva akan mencari tempat untuk berlindung seperti menempel pada daun.

Pada fase ini, larva akan memasuki fase pupa, dimana larva akan berubah menjadi kepompong. Setelah melewati waktu sekitar 7 hingga 20 hari, barulah kepompong akan memasuki fase imago, yaitu berubah menjadi kupu-kupu.

#2. Nyamuk

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Nyamuk
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna berikutnya yaitu nyamuk. Pada fase telur, induk nyamuk akan menyimpan telurnya di tempat yang lembab seperti dirawa, disekitar sungai, dan lain sebagainya.

Proses bertelurnya nyamuk ini akan terjadi dengan sempurna ketika memasuki musim dingin atau musim hujan. Biasanya, telur nyamuk tersebut akan menetas menjadi larva berbentuk jentik nyamuk setelah 2 hari.

Kemudian pada fase larva, jentik nyamuk akan berganti kulit sampai menjadi pupa setelah 7 hari. Dimana, pada fase pupa ini, jentik nyamuk tersebut sudah menjadi nyamuk yang siap terbang lengkap dengan sayap, kaki, antena, dan organ tubuh lainnya.

Setelah melewati waktu kurang lebih 12 hari, barulah pupa nyamuk memasuki fase imago. Dimana, pada fase imago ini, nyamuk sudah bisa terbang, dan siap mencari makanannya sendiri, yaitu darah hewan atau darah manusia.

#3. Lalat

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Lalat
Ketika lalat masih dalam bentuk telur, telur lalat tersebut disimpan di sebuah tempat yang kotor seperti tempat sampah, bangkai, bahkan pada kotoran hewan, atau kotoran manusia, dan lain sebagainya.

Karena, tempat yang kotor itu biasanya banyak mengandung protein yang baik untuk larva lalat. Disamping itu, tempat yang kotor juga merupakan salah satu tempat yang aman untuk menyembunyikan telur.

Telur lalat menetas menjadi larva lebih cepat, yakni sekitar 1 hari. Setelah itu, larva lalat yang berbentuk belatung ini akan mencari, dan memakan makanan yang ada disekitar belatung tersebut berada.

Proses perubahan larva menjadi pupa lalat, biasanya memakan waktu kurang lebih sekitar 2 hari. Dan dari pupa menjadi lalat dewasa yang siap terbang, biasanya memakan waktu antara 3 hari hingga 6 hari.

#4. Katak

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Katak
Ketika katak masih dalam bentuk telur, telur katak tersebut disimpan secara berkelompok yang disatukan oleh cairan berbentuk gel. Induk katak meninggalkan dan membiarkan telurnya untuk berkembang sendiri.

Fase telur menuju ke fase larva pada katak biasanya memakan waktu kurang lebih 21 hari. Dimana, selama fase telur, embrio-embrio telur katak mendapatkan sumber makanan dari kuning telurnya tersebut.

Pada fase larva, telur katak sudah berubah menjadi kecebong atau berudu yang sudah mempunyai ekor yang " cukup " panjang. Sehingga, kecebong tersebut bisa bergerak dan bernapas dengan bebas didalam air mengunakan insang.

Fase larva menuju ke fase pupa pada katak biasanya memakan waktu kurang lebih 5 minggu. Dimana, pada fase ini, kecebong sudah memiliki kaki depan, kaki belakang, dan sistem pernapasannya sudah berubah menjadi paru-paru.

Kemudian, fase pupa menuju ke fase imago pada hewan katak, biasanya memakan waktu kurang lebih sekitar 3 minggu. Dimana, pada fase ini, pupa katak sudah berubah menjadi seekor katak dewasa.

#5. Tawon

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Tawon
Tawon adalah salah satu jenis serangga yang juga mengalami metamorfosis sempurna. Dimana hewan ini akan menjalani 4 fase dalam pertumbuhannya, yakni telur, larva, pupa (kepompong), dan imago.

Biasanya, larva tawon tidak mempunyai kaki, mata, dan rahang untuk mengunyah makanan. Sehingga, agar bisa makan, larva tawon sangat bergantung kepada induknya yang menaruhnya di dekat makanan ketika masih menjadi telur.

Selama masa fase larva, larva tawon akan mengalami beberapa kali pergantian kulit sampai akhirnya memasuki fase pupa dengan menjadi kepompong. Biasanya, bentuk kepompong tawon mirip seperti tawon dewasa berwarna pucat.

Selanjutnya, kepompong tawon tersebut akan menetas, dan melahirkan tawon dewasa. Kemudian, tawon dewasa yang baru lahir tersebut harus menunggu sejenak untuk mengering sayapnya sebelum bisa digunakan untuk terbang.

#6. Undur-Undur

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Undur-undur
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna selanjutnya yaitu undur-undur. Umumnya, telur-telur hewan undur-undur disimpan atau disembunyikan oleh induknya di dalam tanah yang berpasir.

Kemudian, telur-telur hewan undur-undur tersebut akan menetas menjadi larva bertubuh gempal, pipih, mempunyai enam kaki, dan sepasang taring dibagian kepalanya. Keunikan dari larva undur-undur, yaitu tidak mempunyai anus.

Fase berikutnya adalah pupa atau kepompong. Dimana, kepompong undur-undur tersebut berbentuk kumpulan butiran pasir di sekitarnya yang disatukan dengan sutra dari kelenjar di bagian abdomennya.

Pada fase kepompong menjadi undur-undur dewasa, biasanya membutuhkan waktu kurang lebih 30 hari terkubur didalam tanah. Sekedar info, undur-undur dewasa hanya bisa bertahan hidup sekitar 20 hari hingga 25 hari saja.

#7. Scorpionflies (Kalajengking Terbang)

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Kalajengking Terbang
Walaupun namanya ada unsur " kalajengking ", namun sebenarnya hewan yang dikenal juga dengan nama " Scorpionflies " atau " Mecoptera " merupakan spesies yang dimasukan kedalam kategori serangga.

Dinamakan " Kalajengking Terbang " karena sekilas hewan ini terlihat seperti kalajengking yang berekor dibelakangnya. Namun secara taksonomi, hewan ini dikelompokan sebagai hewan " Ordo Mecoptera ".

Berdasarkan fase pertumbuhannya, kalajengking terbang ini menjalani 4 fase dalam hidupnya, sehingga hewan yang satu ini masuk sebagai salah satu hewan yang bermetamorfosis secara sempurna.

#8. Ngengat

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Ngengat
Hewan yang satu ini, secara kasat mata terlihat mirip seperti kupu-kupu. Hal ini tidak terlalu mengherankan, karena secara ilmiah, kedua hewan tersebut masuk ke dalam kategori " ordo Lepidopetra ".

Hanya saja, kehidupan ngengat dengan kupu-kupu berbeda alam, dikatakan berbeda alam karena ngengat biasanya hidup pada malam hari, sedangkan kupu-kupu sebaliknya, yaitu hidup pada siang hari.

Kurang lebih sama dengan kupu-kupu, ngengat juga menjalani 4 fase pertumbuhan, yang dimulai dari bertelur, menetas menjadi larva, kemudian berubah menjadi kepompong, dan yang terakhir berubah menjadi ngengat dewasa.

#9. Semut

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Semut
Berdasarkan fase pertumbuhannya, semut juga menjalani 4 fase, sehingga masuk ke dalam salah satu contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna. Hanya saja, ada hal unik dalam fase metamorfosis semut ini.

Dimana, larva semut sangat rentan dengan bahaya. Karena pada fase larva, larva semut belum mempunyai kaki, sehingga belum bisa berdiri, dan tidak bisa menjaga dirinya sendiri dari bahaya yang mengancamnya.

Jadi, yang bertugas menjaga dan memberi makan larva semut sebelum menjadi seekor semut adalah semut dewasa. Biasanya, makanan dikumpulkan di sebuah tempat yang siap dimakan ketika telur semut sudah menetas.

#10. Lebah

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Lebah
Lebah juga menjalani metamorfosis secara sempurna, sehingga terdapat 4 fase dalam kehidupannya, yakni telur, larva berbentuk ulat, pupa berbentuk kepompong, dan imago, yaitu menjadi lebah dewasa.

Biasanya, mulai dari fase telur hingga fase imago, membutuhkan waktu kurang lebih antara 16 hari hingga 23 hari, tergantung pada jenis lebahnya. Disamping itu, lebah juga terbagi menjadi 3 golongan, yaitu ratu lebah, lebah prajurit, dan lebah pekerja.

Dimana diketahui, ratu lebih bertugas memproduksi keturunan, sedangkan lebah prajurit bertugas menjaga sarang dari berbagai ancaman predator, dan lebah pekerja bertugas mencari benang sari atau nektar.

#11. Kumbang Koksi

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Kumbang Koksi
Kumbang Koksi adalah salah satu serangga anggota " Ordo Coleoptera " yang mengalami metamorfosis secara sempurna, mulai dari telur, larva, kepompong, dan imago (menjadi kumbang koksi dewasa).

Biasanya, telur kumbang koksi berwarna kuning dengan bentuk lonjong, dan akan menetas menjadi larva setelah seminggu dikeluarkan. Selama menjalani fase larva, larva kumbang koksi akan melakukan pergantian kulit.

2 minggu kemudian langsung memasuki fase kepompong. Dimana, kepompong kumbang koksi ini biasanya menempel pada daun atau ranting pohon. Sekitar satu minggu kemudian, kumbang koksi dewasa akan keluar dari kepompongnya.

Sayap bagian depan kumbang koksi yang baru keluar dari kepompongnya biasanya sangat rapuh, sehingga harus didiamkan sejenak untuk mengeraskan sayapnya tersebut sebelum memulai aktivitasnya.

#12. Kumbang

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Kumbang
Kumbang adalah salah satu jenis serangga yang dikenal juga dengan nama " coleoptera ", dimana nama " coleoptera " tersebut berasal dari bahasa yunani, yaitu " koleos " dan " pteron ", jika kalau kedua kata tersebut disatukan bermakna " sayap berselubung ".

Hal tersebut sangat cocok sekali dengan ciri-ciri dari kumbang itu sendiri. Dimana diketahui, kumbang memiliki sepasang sayap yang disebut " elytra ". Selain berfungsi untuk terbang, sepasang sayap tersebut juga berfungsi sebagai alat pelindung diri.

Kumbang juga termasuk salah satu serangga yang mengalami metamorfosis sempurna, dimana selama hidupnya, serangga ini menjalani 4 fase selama hidupnya, yaitu telur, larva, pupa atau kepompong, dan imago (kumbang dewasa).

#13. Sawflies (Lalat Gergaji)

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Lalat Gergaji
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna selanjutnya yaitu sawflies. Sawflies merupakan salah satu jenis serangga yang masuk dalam " Subordo Symphyta " dari " Ordo Hymenoptera ".

Serangga yang dikenal juga dengan sebagai " Lalat Gergaji " ini tidak jauh berbeda dengan lalat biasa. Dimana diketahui, serangga ini melewati 4 fase selama hidupnya, yaitu telur, larva, pupa, dan imago.

Perlu diketahui, jenis serangga yang satu ini jika populasinya dalam jumlah besar, dapat menyebabkan kerusakan pada tumbuh-tumbuhan, seperti tamanan yang sedang dibudidayakan, dan lain sebagainya.

#14. Kunang-kunang

Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Sempurna
Kunang-kunang
Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna yang terakhir yaitu kunang-kunang. Kunang-kunang adalah salah satu serangga yang terkenal bisa mengeluarkan cahaya yang cukup jelas pada malam hari.

Biasanya, telur kunang-kunang diletakkan di tempat yang berlumut seperti di tanah, rumput, ranting, dibawah daun, dan lain sebagainya. Setelah 30 hari, telur kunang-kunang akan menetas menjadi larva.

Larva kunang-kunang berbentuk seperti cacing berkepala pipih, rahang kuat, dan sudah bisa mengeluarkan cahaya. Biasanya, larva kunang-kunang ini berusia sekitar 1 - 2 tahun sebelum akhirnya berubah menjadi kepompong.

Kepompong kunang-kunang awalnya berwarna kuning pucat, dan perlahan-lahan berubah menjadi gelap. Biasanya, fase kepompong berlangsung kurang lebih 10 hari, sampai akhirnya keluar kunang-kunang dewasa.

Namun perlu diketahui, tidak semua telur kunang-kunang menjadi larva, dan hanya sedikit larva kunang-kunang yang berhasil menjadi kepompong. Karena, baik telur kunang-kunang, larva kunang-kunang, hingga kunang-kunang kecil banyak predatornya.

Akhir Kata

Nah, itulah beberapa jenis hewan yang mengalami metamorfosis sempurna lengkap dengan gambar. Semoga artikel pertama blog duniabinatang.ID ini bisa bermamfaat bagi orang banyak. Jangan lupa bagikan ke sosial mediamu ya!!.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel